Senin, 20 Oktober 2014
Arogansi yang sangat Allah Benci...
Orang arogan, tak akan masuk surga, meski kearogansian itu hanya seukuran satu molekul saja yang menodai hati...
Menata Hati...
Demikian banyak hal-hal kecil yang sepertinya remeh dan sepele, ternyata adalah gawat yang luput dari perhatian kita. Perjuangan menata hati memang berat... (catatan seorang pembelajar)
Berhati Mulia...
Laa Ya'riful Fadhla li dzawil fadhli illa dzawuhu, hanya orang-orang yang berhati mulia saja yang bisa mengerti serta menghargai jasa dan kebaikan orang lain terhadapnya...
Demikian Rekat...
Jika kemudian aku mengingat, demikian rekat hingga aku tersesat, bukanlah salahmu. (Kedai Kopi)
Perjuangan...
Sebuah perjuangan, barangkali tidak membawa kemenangan. Hanya memberi pemahaman. Bukan pula untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan. Hanya pertanyaan itu kadang tidak untuk dijawab. Biarlah tetap menawan sebagai pertanyaan. Sampai bosan sendiri menjadi tanya. Dan perjuangan itu, punya keindahannya sendiri... (Kedai Kopi)
Kamis, 16 Oktober 2014
Qillatul Kalam...
Dalam ilmu tasawwuf, ada bab panjang menyendiri membahas soal bicara ini. Seringkali seseorang jatuh dalam malapetaka, atau problem pelik hanya gara-gara salah omong, nyeletuk sekenanya, atau tidak mampu menahan diri untuk tidak tutup mulut. Maka salah satu cara untuk menata hati adalah dengan 'Qillatul Kalam', tidak banyak bicara kecuali seperlunya saja. Bicara untuk kepentingan-kepentingan ilmu, dakwah, dan yang baik-baik saja... (Kutipan from: Catatan Cinta dari Mekkah)
Langganan:
Postingan (Atom)