Tampilkan postingan dengan label Think about it!. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Think about it!. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 Agustus 2017
Menang dan Kalah...
Menang dan Kalah, haruskah kita selalu memandang demikian? Kemenangan di satu sisi, bisa jadi merupakan sebuah kekalahan di sisi lain. Kemenangan di sisi materi kemudian kita begitu membanggakannya, bisa jadi itu adalah keruntuhan yang mengerikan di sisi jiwa. Bukankah kesombongan adalah titik awal kejatuhan? Terjerembab di sisi yang tidak kelihatan (jiwa), dampaknya akan jauh lebih mengerikan ketimbang kejatuhan pada sisi yang terlihat oleh mata. Ada baiknya kita bisa melepaskan diri dari cengkeraman 'keinginan yang berlebihan'.
Selasa, 22 Agustus 2017
Pengampunan...
Konon...dalam kamus kehidupan, pengampunan adalah salah satu kata yang ada dalam daftar kata-kata sulit. Sulit diucapkan dan juga sulit dilaksanakan.
Jumat, 16 Juni 2017
Ikhlas Menjalani...
Ikhlas ada dua jenis. Pertama, ikhlas karena memang mengerti, "Oh, aku mengerti dia seperti itu sehingga aku sabar." "Aku mengerti orang yang menyakiti aku seperti itu sehingga aku sabar." "Aku tahu peristiwa ini terjadi untuk tujuan yang baik untukku." Kita ikhlas karena kita mengerti.
Namun ada ikhlas jenis kedua. Terkadang dalam peristiwa atau sesuatu atau seseorang yang datang dalam hidup kita dan melakukan sesuatu pada hidup kita, kita tidak mengerti itu untuk apa, kejadian itu untuk apa. Kita tidak mengerti sama sekali. Namun, kemudian yang membuat kita sabar dan rela menjalani semata-mata karena kita mengingat Yang Maha Kuasa. Setidaknya kita memaksakan diri untuk mengerti bahwa Tuhan tidak pernah iseng. Dalam setiap keadaan pasti ada tali-temalinya, ada benang merahnya, ada blue print yang sedang diletakkan untuk peristiwa-peristiwa berikutnya yang mulia, yang baik, yang menjadi tujuan utama hidup ini. Dengan memaksakan diri kita untuk rela menjalani, ikhlas menjalani, semoga yang pahit pada awalnya akan menjadi manis pada akhirnya. Semoga...
Minggu, 11 Juni 2017
STOP MENCARI PEMBENARAN!!
Bayangkan anda atau orang yang anda sayangi berada di posisi saya, belum tentu bisa bersabar seperti saya dalam waktu yang cukup lama, bahkan hingga saat ini. Jadi sebaiknya anda stop ngebacot, stop mencari pembenaran atas pemikiran dan pendapat anda dengan mengutip berbagai kata-kata bijak, percayalah itu hanya sia-sia dan hanya dapat menenangkan hati anda sesaaat saja. lagipula, perlu anda catet, ketika membandingkan dua orang, untuk menyatakan salah satu lebih baik dari yang lain, anda harus terlebih dahulu memberikan kesempatan yang sama pada mereka berdua, perlakuan yang sama, memberikan kebaikan yang sama, dan memberikan penilaian awal yang sama. Ketika anda menguji mereka dengan masalah, permasalahan tsb haruslah sama beratnya. Jika anda masih berat sebelah, kesimpulan anda tentang siapa yang lebih baik itu belum valid.
Langganan:
Postingan (Atom)