Kamis, 31 Agustus 2017

Perihal Sakit Hati...

Ada yang bilang bahwa sakit hati adalah ketidak mampuan hati memahami persoalan. Saya tidak setuju. Menurut saya, Sakit hati itu justru karena hati sudah teramat sangat paham akan persoalan yang ada. Ketika sakit hati lalu diam saja, itu menandakan persoalannya masih sedikit & masih bisa ditolerir. Jika persoalan udah menumpuk, sakit hati bisa diekspresikan lewat tindakan spesifik. Jadi SAKIT HATI terjadi karena TERLALU MEMAHAMI PERSOALAN.

Senin, 28 Agustus 2017

Ketidakkekalan Itulah yang Kekal..

Kebahagiaan datang kemudian akan beranjak pergi lagi, kesusahan datang menggantikan kepergiannya dan kita pun menangis. Namun susah itu pun sebenarnya pasti akan pergi juga, sama persis sifatnya dengan kesenangan. Tidak ada yang kekal kecuali Ketidakkekalan Itulah yang Kekal. Nuansa perubahan itulah yang abadi.

Menang dan Kalah...

Menang dan Kalah, haruskah kita selalu memandang demikian? Kemenangan di satu sisi, bisa jadi merupakan sebuah kekalahan di sisi lain. Kemenangan di sisi materi kemudian kita begitu membanggakannya, bisa jadi itu adalah keruntuhan yang mengerikan di sisi jiwa. Bukankah kesombongan adalah titik awal kejatuhan? Terjerembab di sisi yang tidak kelihatan (jiwa), dampaknya akan jauh lebih mengerikan ketimbang kejatuhan pada sisi yang terlihat oleh mata. Ada baiknya kita bisa melepaskan diri dari cengkeraman 'keinginan yang berlebihan'.

Komitmen dalam Mengemban Amanah...

Komitmen adalah ucapan yang mengikat seseorang untuk melakukan sesuatu; ikrar, janji. Komitmen merupakan langkah awal dalam menerima, memenuhi, dan mengemban amanah. Sebagai perwujudan langkah awal tersebut adalah adanya ikrar atau janji yang harus dipenuhi. Memegang komitmen yang diwujudkan dalam sebuah pemenuhan janji yang paling hakiki adalah perwujudan tanggung jawab kepada Yang Maha Kuasa.

Jangan Abaikan Amanah...

Pengabaian terhadap amanah merupakan sebab terjadinya kerusakan atau kehancuran (HR.Bukhari)

Tentang Ibadah...

Ali bin Abi Thalib berkata: "Sesungguhnya suatu kaum apabila beribadah kepada Allah karena takut, maka itulah ibadah seorang budak. Sedangkan bagi kaum yang beribadah kepada Allah karena mengharapkan terkabulnya keinginan mereka, maka itulah ibadah orang-orang yang berdagang. Dan bila suatu kaum beribadah kepada Allah karena syukur, maka itulah ibadah orang-orang yang merdeka."

Integritas Tinggi...

Seseorang yang memiliki integritas tinggi memiliki jiwa atau hati yang bersih, yang digambarkan antara 'luar'dan 'dalam' sama. Satunya kata dan perbuatan. Di dalam mengarungi aktivitas kehidupan didasarkan atas kemampuannya sendiri tanpa harus memberatkan, merugikan, menyusahkan, atau bahkan menyengsarakan pihak lain.